DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Diduga bermain dalam seleksi anggota KPUD Depok, KPUD Jabar tak independen

Posted by pksbeji pada September 22, 2008

DEPOK. MONDE : KPUD Jawa Barat saat ini di nilai telah hilang independensinya dalam memutuskan 5 orang yang akan menjadi anggota KPU Kota Depok periode 2008-2013.

Hal itu dituturkan oleh Koordinator Jaringan Pemilih Pintar Daerah (JPPD) Lukman Hidayat dalm rilisnya ke Monde, kemarin.

Dia menilai, bahwa fakta di lapangan menyatakan telah banyak keanehan dan keganjilan yang boleh dibilang mencolok dan kasar dalam memasukkan orang-orang tertentu untuk duduk dalam keanggotaan KPUD Depok.

Tim seleksi calon anggota KPU Kota Depok yakni Andrinof mengaku mendapat telepon dan SMS dari salah seorang anggota KPUD Jawa Barat M. Affan Sulaeman, MA yang menitipkan Udi bin Muslih untuk menjadi anggota KPU Kota Depok.

“Dari hasil pantuan dan investigasi kami, JPPD menemukan beberapa keganjilan dan keanehan,” ujarnya. Keanehan yang pertama adalah Andrinof salah satu tim seleksi KPUD Depok mengaku mendapat telepon dan SMS dari M. Affan Sulaeman yang meminta Udi bin Muslih di loloskan di sepuluh besar calon anggota KPUD Depok.

Bunyi SMS yang dia kirim adalah “Tlng aja udi diperjuangkan pak, tks ya”. M. Affan Sulaeman sendiri tergabung dalam tim 2 KPUD Jabar yang menyeleksi lewat uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPUD Kota Depok, Kota Cimahi, Kota/Kabupaten Bogor, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan.

Saat Monde mencoba mengklarifikasi kepada M. Affan Sulaeman, namun telepon selular yang bersangkutan tidak ada sinyal.

Lukman menilai apa yang dilakukan KPUD Jabar sangat tidak etis jika mengacu pada pasal 24 ayat 3 uu no.22 tahun 2007 tentang Penyelanggaraan Pemilu, Pelaksanaan Seleksi Calon KPU Kabupaten/Kota.

“Saat ini demokrasi di Kota Depok sedang terancam. Belum lagi masalah permainan yang dilakukan KPUD Jabar ini terbongkar, ada lagi bukti bahwa dua dari 13 calon anggota KPUD Depok yang telah di uji kelayakan dan kepatutan oleh KPUD Jabar itu bermasalah dan melakukan kebohongan publik,” tegasnya.

Hasil penelusuran JPPD menemukan bahwa Syarifuddin Ahmad telah melakukan pembohongan publik. Dengan membuat pernyataan bermaterai bahwa tidak pernah menjadi anggota partai politik. Padahal pada pemilu tahun 2004 yang bersangkutan menjadi caleg dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) daerah pemilihan Limo dengan nomor urut 3.

“Sementara seperti yang kita ketahui syarat seseorang menjadi caleg yakni dia harus menunjukkan KTA (Kartu Tanda Anggota), jelas ini suatu kebohongan publik. Bagaimana jika yang bersangkutan telah menjadi anggota KPUD?” ketus Lukman.

Bukti lain yang ditemukan JPPD, lanjut dia, Muhammad Hasan menjadi tersangka pada kasus tindak pidana sumpah palsu dalam proses persidangan keabsahan hasil perhitungan suara pilkada Depok di PT Jawa Barat yang hingga kini kasusnya hilang bak di telan bumi.

“Jaringan Pemilih Pintar Daerah (JPPD) akan terus memantau dan mengkritisi pembentukan KPUD Depok,” ujar Lukman Hidayat menegaskan.

Klarifikasi

Sebelumnya diberitakan Monde (19/9) bahwa Nurhamim mengembalikan uang dalam amplop yang diberikan Hasan Basri kepada Ade A. Salam, kepala sekretariat KPU Kota Depok. Seharusnya kepada Teguh, staf sekretariat KPU, disaksikan Yon Machmudi dan Yono, staf sekretariat KPU Kota Depok lainnya.

Atas kesalahan ketik ini sempat membuat Ade A. Salam keberatan dan salah faham.

Dalam penjelasan Nurhamim seutuhnya adalah, dia awalnya sempat mengembalikan amplop itu kepada Ade A. Salam dengan pertimbangan amplop menggunakan kop KPU Kota Depok. Namun saat itu Ade A. Salam menolak dengan mengatakan tidak tahu menahu urusan amplop.

Akhirnya Nurhamim menyerahkan amplop itu tetap kepada sekretariat KPU Kota Depok, hanya saja yang menerima adalah Teguh, staf KPU Kota Depok.(ina/dj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: