DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Kurangi beban Jalan Margonda Pemkot akan bangun jalan tembus Rp5 miliar

Posted by pksbeji pada September 16, 2008

BALAIKOTA, MONDE: Guna mengurangi beban kemacetan di jalur Jl. Margonda Raya, Pemerintah Kota Depok berencana akan membangun jalan tembus dari arah Jl. Dewi Sartika menuju Jl. Arif Rahman Hakim (ARH).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur dan pengembangan Ekonomi Daerah Bapeda Kota Depok Uus Mustari Iskandar, untuk merealisasikan jalan sepanjang 950 meter dan lebar enam meter itu Pemerintah Kota Depok sedikitnya menggelontorkan dana sedikitnya senilai Rp5 miliar dalam APBD 2008.

Saat ini pihaknya telah melakukan pembebasan lahan seluas 450 meter dihitung dari mulut jalan dari arah Jl. Dewi Sartika.

Dengan adanya jalan tembus ia mengharapkan beban kendaraan di Jl. Margonda bisa berkurang hingga 50%. Pembebasan lahan untuk membuat jalan tembus sepanjang 950 meter sejauh ini telah mencapai hampir 50%.

Uus mengatakan saat ini Pemkot Depok tinggal menunggu persetujuan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada di Bandung guna mendapatkan izin pembuatan jalan tembus. Ditargetkan jalan tembus dapat mulai beroperasi di awal tahun 2009.

“Jalan tembus itu nantinya hanya dipergunakan khusus bagi angkot dan mobil angkutan barang,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin..

Uus Mustari menambahkan, setidaknya terdapat 1.400 unit angkot yang melintas dari arah barat kota Depok menuju Jl. Margonda setiap harinya.

“Setiap unit angkot bisa sampai lima rit, jadi angkot yang lewat bisa mencapai 7.000 kendaraan per hari,” kata Uus. Menurut dia, setelah mengantongi izin dari PT KAI diharapkan konstruksi dapat dimulai setelah lebaran.

Guna mengatasi kemacetan di Jl. Margonda saat ini menurut Kabid Angkutan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Depok, Haryanto, sangat diperlukan adanya tembus tersebut.

“Nantinya angkot tidak perlu lagi masuk jalan Margonda,” kata Haryanto. Dengan adanya jalan tembus maka angkot tidak perlu lagi masuk ke dalam terminal Depok, namun langsung menuju Jalan Arif Rahman Hakim melewati Stasiun Depok Baru.

“Dengan lebar jalan enam meter maka angkot pun bisa menyalip kendaraan lain, sehingga kendaraan tidak akan menumpuk,” ujarnya.

Setidaknya terdapat enam trayek angkot yang melintasi bagian barat jalan tersebut, yaitu angkot D 03 (Terminal-Parung), D 04 (Terminal-Kukusan), S16 (Depok-Limo), 110 (Terminal Depok-Cinere), 105 (Terminal-Lebak Bulus), dan D 01 (Depok-Depok I Dalam). Menanggapi rencana jalan tembus pun disambut baik oleh sejumlah supir angkot di Depok, Hermanto (35 tahun), supir angkot D04 yang telah dua tahun menjalani profesinya, menyambut positif.

“Saya setuju saja, soalnya Margonda memang sudah padat kendaraan,” kata Hermanto disela sedang manarik penumpang, kemarin.

Terminal Depok, saat ini dinilai oleh Hermanto terlalu kecil dan tidak lagi mampu menampung jumlah angkot di Depok yang mencapai ribuan unit ditambah lagi mobil angkutan lain yang dari arah Jakarta.

Hal senada diungkapkan oleh Rabusro (38 tahun), supir angkot D 03. Dengan adanya jalan tembus selain mempersingkat waktu ia juga dapat menghemat bensin. Menurutnya biasanya penumpang enggan naik di terminal karena lamanya antrian keluar terminal.

Dengan adanya jalan tembus pria yang menjadi supir sejak tiga tahun lalu inipun tak merasa terlalu khawatir mengenai jumlah penumpang karena waktu tembuh menjadi lebih cepat.(ina)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: