DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Buntut kisruh seleksi calon anggota KPU Kota Depok, Bandung putuskan pekan depan

Posted by pksbeji pada September 16, 2008

BANDUNG, MONDE: Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menggelar rapat pleno pada hari Minggu, 14 September, untuk menentukan sikap atas kemelut yang terjadi pada seleksi calon anggota KPU Kota Depok periode 2008-2013.

Anggota KPU Jabar Ferry Kurnia Rizkiansyah mengemukakan komisi tersebut telah mengumpulkan data dan informasi mengenai polemik seleksi calon anggota KPU Kota Depok. “KPU Jabar akan menelusuri sebab perpecahan pada tim seleksi dengan melihat dasar kebijakan dan mekanisme seleksi yang dilakukan tim seleksi,” katanya, kemarin.

Sampai saat ini, kata dia, KPU Jabar belum memastikan apakah akan mengambil alih seleksi calon anggota KPU Kota Depok atau tidak. “Itu [pengambialihan seleksi] memungkinkan [dilakukan oleh KPU Jabar], tapi tetap akan ada klarifikasi faktual dan ada di tim seleksi itu sendiri,” tuturnya.

Dengan kata lain, kata dia, KPU Jabar akan meminta klarifikasi kepada seluruh anggota tim seleksi yang pecah menjadi dua kubu.

Menurut Ferry, kemelut pada seleksi calon anggota KPU Kota Depok tidak akan memperumit seleksi anggota KPU seluruh Jawa Barat yang dilakukan pada September ini. “Kami optimistis seleksi calon anggota KPU di seluruh kabupaten/kota di Jabar akan selesai bulan ini juga,” ujarnya.

KPU Jabar mengagendakan seleksi calon anggota KPU se-Jawa Barat selesai pada 17 September atau 18 September, dan melakukan rapat pleno pada 19 September atau 20 September.

Sebelumnya diberitakan, anggota tim seleksi KPU Depok terpecah dua dan berbuntut pada pengambilan kebijakan penentuan 10 besar calon anggota KPU Kota Depok dalam dua versi.

Data Monde menyebutkan terdapat dua laporan hasil seleksi yaitu dari kubu Andrinof A. Chaniago, Yon Machmudi, dan Nurhamim, tertanggal 5 September 2008.

Sementara satu laporan lagi dari kubu Hasan Basri dan Ahmad Juliana, tertanggal 7 September 2008.

Kubu Andrinof mengajukan sepuluh nama ke KPU Jabar yaitu: Impi Khani Badjuri, Tritjahja BW, Raden Salamun, Muh Hasan, M. Natsir, Anthony C. Siregar, Wahidah R. Bulan, Anang Rosadi, Wahyuddin Lihawa, dan Syarifudin Achmad.

Sementara Hasan Basri mengajukan nama: Anthony C. Siregar, Abd.Hamid, Impi Khani Badjuri, M.Natsir, Muh.Hasan, Syarifudin Achmad, Raden Salamun, Tritjahya BW, Udih bin Muslih dan Yoyo Effendi.

Sementara Andrinof kepada Monde mengatakan siap membeberkan rincian hasil penilaian tim seleksi di hadapan KPUD Bandung. Dia mengaku tidak akan mengubah sikapnya atas hasil penilaian tim seleksi karena penilaian itu dilandasi pada penilaian yang obyektif.

“Nilai itu hasil dari gabungan hasil wawancara dengan hasil tes psikologi, jadi itu sudah merupakan hasil akhir yang obyektif,” tegasnya.

Sementara versi Hasan Basri menyayangkan sikap kubu Andrinof yang enggan memasukkan unsur deteksi tanggap sosial dan metode matriks, yang sebenarnya juga merupakan bagian dari unsur penilaian calon anggota KPU Kota Depok.

Adapun 10 nama versi Hasan Basri adalah setelah memasukkan unsur deteksi tanggap sosial dan metode matriks.(k45/JBBI/dj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: