DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Tifatul dan PKS Maju Terus

Posted by pksbeji pada Juli 24, 2008

Tifatul Sembiring

Tifatul Sembiring

INILAH.COM, Makassar – Kriteria Presiden RI balita (di bawah 50 tahun) yang digagas bos PKS Tifatul Sembiring makin ramai dikomentari. Mennegpora Adhyaksa Dault yang juga kader PKS ikut buka suara. Tapi, Tifatul maju terus.

Komentar pertama diluncurkan Megawati Soekarnoputri, capres dari PDI-P. Sejumlah pengamat politik pun menimpali. Belakangan, giliran orang dalam PKS bereaksi. Adhyaksa, tokoh muda PKS yang jadi bagian dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang bicara.

Adhyaksa, Mennegpora (Menteri Negara Pemuda dan Olahraga), menegaskan bahwa kriteria untuk jadi pemimpin bangsa tidak didasari pada dikotomi usia tua atau muda, melainkan pada kompetensi dan akuntabilitas.

“Hari ini orang rindu para pemimpin muda dengan mengambil contoh calon Presiden AS Barack Obama dan yang lain. Padahal, untuk pemimpin sebuah bangsa tidak bergantung pada tua atau muda, melainkan potensi dan akuntabilitas,” kata Adhyaksa di Jakarta, Rabu (23/7) malam.

Pernyataan Adyaksa jelas menyiratkan kebenaran. Pendekatan kualitatif memang harus dijadikan acuan utama dalam memilih pemimpin, apalagi untuk jabatan setinggi Presiden RI. Tapi, kriteria yang diajukan Tifatul juga tidak bisa dibilang ngawur. Memberikan kesempatan bagi generasi muda bermutu dan punya integritas untuk berperan lebih maksimal pantas diprioritaskan.

Paling ideal, tak pelak, adalah perpaduan dari semua itu. Presiden RI ke depan adalah sosok berpotensi, visioner, berjiwa nasionalisme tinggi, memenuhi syarat akuntalibitas, muda, segar, dan energik.

Jika mau dirembuk sama-sama, dari 240-an juta penduduk Indonesia pasti ada yang memenuhi takaran itu. Karenanya, Tifatul pun tidak ragu. Ia maju terus mengusung semangat dan keseriusannya mencari sosok yang dinilainya tepat untuk dipilih sebagai Presiden RI ke depan.

Hal itu dicetuskan Tifatul di pengujung Mukernas II PKS (Partai Keadilan Sejahtera), Rabu (23/7) di Makassar. Bahkan, gagasan tentang kriteria Presiden RI balita dibahas lebih serius dan intens.

Tifatul dan keluarga besar PKS punya perhitungan tersendiri. Menurutnya, 65% dari total penduduk Indonesia adalah populasi usia 17-45 tahun.

Dengan mengutip kata-kata Bung Karno ‘Berikan aku 10 pemuda, akan kuguncangkan dunia’, Anis Matta selaku Ketua Tim Pemenangan Pemilu Nasional (TPPN) PKS menegaskan, pihaknya meyakini regenerasi adalah sebuah keniscayaan sejarah.

“Adalah wajar jika populasi bangsa ini yang sebagian besar pemuda dipimpin orang sebayanya,” kata Anis, Sekjen DPP PKS.

Meski begitu, sebagaimana dituturkan Tifatul, Anis pun mengatakan bahwa gagasan tentang kriteria Presiden RI balita dari PKS tidak perlu membuat gusar pemimpin senior atau generasi tua. Mereka, kata Anis, justru harus bersikap positif dan memahami perlunya regenerasi di negeri ini.

“Regenerasi sudah jadi tren global saat ini. Bangsa ini membutuhkan energi baru. Energi dari narasi besar ide-ide kaum muda,” jelas Anis.

Tentang tantangan yang dilontarkan Megawati sebagai reaksi atas pernyataan Tifatul, Anis menanggapinya dengan dingin dan santai. “Yang tua dan sesepuh bangsa ini tak perlu tersinggung. PKS hanya melihat ada potensi dari kaum muda yang perlu diberi jalan,” tukasnya.

Terkait desakan agar PKS sendiri mengungkapkan nama kandidat Presiden RI sesuai kriterianya, Anis mengatakan bahwa hal itu baru ditetapkan parpolnya jika pada Pemilu Legislatif 2009 mampu meraih 20% suara nasional.

Meski begitu, persiapan mulai digelindingkan. PKS, menurut Anis, segera menjaring 100 orang dari masyarakat sipil, kalangan ekonom, publik, juga dari militer, untuk digodok sebagai kandidat. “Siapa saja boleh. Tidak tergantung parpol ataupun institusi,” tandasnya.

Ke-100 orang itu nantinya dijaring lewat mekanisme fit and proper test. Dari proses itu, akan ditetapkan yang terbaik sebagai kandidat Presiden RI dari PKS dan diumumkan pada Mukernas III, Oktober mendatang.

PKS adalah parpol berbasis Islam yang pendukung dan kadernya mayoritas kaum muda. Mereka moderat dan berpendidikan tinggi. Berkaca pada kerangka organisasi seperti itu, tak berlebihan jika PKS berani mencanangkan tekad kuat untuk mendorong percepatan regenerasi kepemimpinan di negeri ini. [I3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: