DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Peluang PKS Usung Kaum Muda

Posted by pksbeji pada Juli 21, 2008

INILAH.COM, Jakarta – 21/07/2008 12:01 – Ahluwalia & Hery – Gerakan menampilkan figur kepemimpinan kaum muda seperti yang sedang menjadi tren masyarakat dunia dinilai sulit berlangsung dalam struktur politik Indonesia. Untuk menghadapinya, Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dan partai-partai menengah diusulkan agar menggalang koalisi untuk mempeloporinya.
Pengamat politik M Fadjroel Rachman mengusulkan agar PKS dan partai menengah mengajukan kandidat tua-muda sebagai perpaduan yang mewakili aspirasi masyarakat bagi pembaruan. PKS sendiri terus melakukan reformasi internal guna menyiapkan strategi yang tepat dalam menghadapi perkembangan politik ke depan, terutama dalam Pemilu 2009.

“Reformasi internal di PKS dengan motor utamanya kaum muda, dimaksudkan untuk membangun semangat dan antisipasi menghadapi Pemilu dan Pilpres 2009,” ungkap Zulkieflimansyah PhD dalam surat elektroniknya kepada INILAH.COM dari Harvard University, Boston, AS.

Langkah ini dinilai strategis, karena Zulkieflimansyah dan para aktor PKS melihat, parpol-parpol besar masih mengusung sejumlah tokoh lama dalam figur kepemimpinan bangsa pada 2009.

Pengamat politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Ary Dwipayana, melihat para tokoh besar tanpa dukungan modal, tetap tak akan mampu mengusung dirinya menjadi capres 2009. Ini dimungkinkan, mengingat mekanisme pencalonan tetap pada parpol yang berkuasa penuh dalam soal ini. Dalam persepsi Ary, menghadapi Pemilu 2009, diprediksi akan terjadi koalisi partai besar dan memarginalisasikan tokoh muda.

Menurut M Qodari dari Indo Baromoter, sesungguhnya tokoh muda yang berusia di antara 42 tahun sampai 50 tahun sudah cukup banyak yang berkiprah dalam kancah politik nasional, seperti Adhyaksa Dault dan Hidayat Nurwahid dari PKS, Yudhi Krisnandi dari Partai Golkar, dan Pramono A Wibowo dari PDI-P. Ada juga tokoh pengamat seperti Rizal Malarangeng, Yudi Latif, dan Denny JA.

“Namun, nampaknya mereka akan terbentur oleh kepentingan parpol dan sistem politik nasional yang saat ini belum menginginkan tampilnya tokoh muda,” kata Qodari.

Karena itu, menurut Direktur Lingkar Muda Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, PKS dan partai menengah harus mengambil sikap. Salah satu caranya adalah dengan mencalonkan kader mudanya. “Di sini, kolaborasi presiden tua dan wakil serta kabinetnya dari kaum muda akan menjadi pilihan alternatif masyarakat,” katanya.

Ray tak menampik kemungkinan duet tokoh senior masih bisa menang dalam Pilpres 2009. Menurutnya, bisa saja pada Pemilu 2009 koalisi partai besar (PDI-P, Golkar, dan Partai Demokrat) mengajukan kandidat senior dalam pencalonan capres-cawapres.

Di antaranya akan terjadi koalisi biru-kuning yakni Partai Demokrat dan Golkar untuk mengusung kembali SBY-JK. Kemudian juga diprediksi akan ada kemungkinan pula bagi koalisi kuning-merah yakni Golkar dan PDIP untuk mengusung Mega-JK.

Hendaknya, koalisi ini dapat diantisipasi oleh pengurus partai menengah seperti PKS, PAN, PKB dan PPP. Pasalnya, jika tidak diantisipasi, peluang partai menengah tersebut akan sirna dalam berkompetisi dengan partai besar seperti Golkar dan PDIP.

Dalam hal ini, sejarawan Anhar Gonggong mengingatkan kaum muda bahwa sekalipun bangsa ini lahir dari kegelisahan dan perjuangan anak-anak muda, seperti Soekarno, Hatta, Sjahrir, Boedi Oetomo, dan lainnya, dalam konteks sekarang sulit bagi pemimpin muda untuk tampil.

Struktur kepartaian dan sistem politik masih menempatkan tokoh-tokoh tua untuk menjadi figur pemimpin. Bahkan Anhar melihat, para pengurus partai politik sekarang ini tidak peduli apakah figur yang mereka tampilkan, orangtua atau anak muda.

“Amat disayangkan, jika parpol-parpol besar hanya mengejar kepentingan politik sesaat: uang dan kuasa,” katanya. [P1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: