DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Hasil survai Pemilu 2009 oleh CSIS: PDIP, Golkar dan PKS teratas

Posted by pksbeji pada Juli 17, 2008

  

JAKARTA, MONDE: Hasil survei yang dilakukan Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan bahwa PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan tiga partai teratas yang banyak dipilih oleh responden, jika pemilu dilakukan saat ini.

Ketua Tim Survei dan Penelitian Lapangan CSIS Nico Harjanto mengatakan PDIP menjadi partai yang paling populer dengan memperoleh dukungan sebesar 20,3 % responden, diikuti Partai Golkar dengan dukungan 18,1 % dan PKS dengan 11,8 %.

Partai berikutnya ditempati oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan dukungan sebesar 6,8 %, selanjutnya Partai Demokrat sebesar 5,2 %, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 2,7 % dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 1,7 %.

Dalam survei juga terungkap bahwa loyalitas pemilih PKS sangat tinggi. Sebanyak 75,4 % pemilih yang pada Pemilu 2004 lalu memilih PKS, menyatakan akan kembali memilih PKS pada Pemilu 2009. Sedangkan loyalitas pemilih Partai Golkar sebesar 61 %, diikuti PDIP sebesar 55,1 %.

“Dukungan terhadap PPP dan PAN akan mengalami penurunan drastis dan banyak pendukungnya yang pindah ke PKS. Begitu pula dengan Partai Demokrat yang loyalitas pendukungnya sangat rendah,” kata Nico seperti dikutip Antara.

Dalam survei tersebut, sebanyak 30 % responden menyatakan belum menentukan pilihan dan sebanyak 6,1 % lainnya lebih memilih partai-partai lain.

“Sekitar 35 % calon pemilih yang merupakan pemilih tahun 2004, berencana menetapkan pilihan pastinya pada hari pemungutan suara Pemilu 2009,” katanya.

Dia menambahkan, survei itu juga menemukan bahwa di kalangan pemilih pemula, Partai Golkar merupakan parpol yang paling populer, diikuti PDI Perjuangan dan PKS.

Selain itu, pengaruh ‘serangan fajar’ seperti intimidasi dan pemberian uang saat menjelang pemilu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.

Hanya sebesar 12,9 % calon pemilih yang mengaku pernah menerima sejumlah uang dan sekitar 2,5 % calon pemilih yang mengaku mengalami intimidasi.

Calon presiden

“Dari jumlah itu, hanya 21,4 % dan 16,9 % menyatakan akan memberikan suaranya kepada parpol yang memberikan uang dan melakukan intimidasi. Jadi, efektivitasnya sangat rendah,” kata Nico.

Sedangkan terhadap pertanyaan calon presiden yang akan dipilih jika pemilu dilakukan saat ini, hasil survei menunjukkan bahwa Megawati Soekarnoputri masih menempati urutan teratas dengan 23,2 %.

Urutan kedua ditempati Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan 14,7 %, diikuti Sri Sultan HB X dengan 8,8 %, Hidayat Nur Wahid dengan 7,9 %, Wiranto 7,6 %, Jusuf Kalla 4,2 %, dan Gus Dur dengan 3,6 %.

Sebanyak 6% responden menjatuhkan pilihannya pada calon-calon presiden lainnya dan 24 % responden menyatakan belum tahu akan memilih siapa. “Menurunnya popularitas SBY sejalan dengan penilaian masyarakat yang sangat rendah terhadap kinerja pemerintahan dalam isu-isu kesejahteraan rakyat,” kata Nico.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: