DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

Door to Door, Terobosan PKS

Posted by pksbeji pada Juli 15, 2008

INILAH.COM, Jakarta – 14/07/2008 08:58 – Samsul Maarif – Bukan PKS jika tidak kreatif. Menjejaki kampanye kali ini, mereka kembali menggulirkan terobosan. Parpol Islam moderat itu menggali simpati publik lewat pendekatan door to door. Taktik ini diyakini efektif.

Tak percuma, memang, di tubuh PKS (Partai Keadilan Sejahtera) berkumpul kaum muda Islam yang tergolong intelektual. Energi mereka masih penuh dan segar. Dan, merekalah penopang geliat kencang parpol pimpinan Tiffatul Sembiring itu.

Mengusung target tinggi di Pemilu 2009, PKS pun sudah merancang persiapan matang. Masa kampanye sembilan bulan yang dimulai 12 Juli lalu, tentu, jadi bagian utama dari implementasi taktik dan strategi PKS untuk merangkul sebanyak mungkin pendukung.

Kali ini, selain mulai mengapungkan wacana membuka pintu bagi kaum nonmuslim yang ingin bergabung, PKS juga memperkenalkan cara baru dalam berkampanye. Mereka menjalani taktik door to door.

Muhammad Qodari, Direktur Eksekutif IndoBarometer, spontan menyatakan salutnya kepada PKS. Ia pun meyakini taktik door to door PKS bakal efektif.

“Di tengah banyaknya parpol yang ikut Pemilu 2009 dan panjangnya masa kampanye, apa yang dilakukan PKS ini boleh dibilang langkah efektif. Ini terobosan yang bagus,” kata Qodari dalam perbincangan dengan INILAH.COM di Jakarta, Minggu (13/7).

Menurut Qodari, efektivitas kampanye PKS itu setidaknya bisa diukur dari tren kampanye lewat media yang dilakukan mayoritas parpol lain. Artinya, ketika parpol-parpol lain menempuh jalan konvensional, PKS hadir dengan terobosan yang langsung mengena pada sasaran.

“Saya kira PKS sudah bisa keluar dari cara kampanye lama yang populer, yakni lewat media. Dengan taktik door to door ini mereka bisa sangat efektif,” ujar Qodari.

Lebih jauh Qodari memaparkan, jika seluruh parpol peserta Pemilu 2009 menggunakan media sebagai sarana berkampanye, masyarakat akan kesulitan melihat dan menilai maksud dari pesan yang disampaikan parpol-parpol itu. Karenanya, pendekatan langsung dan dari dekat seperti yang dilakoni PKS dinilai jauh lebih taktis dan efektif.

“Kampanye lewat media tidak mudah dipahami masyarakat. Apalagi, model dan isi kampanyenya normatif semua. Selain itu, banyaknya muatan iklan kampanye juga membuat media jadi sangat crowded. Dilihat dari sisi ini, PKS sudah mendapatkan celah yang tepat dalam melancarkan kampanyenya,” jelas Qodari.

Jika dalam masa kampanye yang panjang itu parpol tidak bisa mengelola pesan-pesannya lewat media dengan baik, menurut Qodari, biaya, tenaga, dan waktu yang terbuang akan sangat banyak. Sebaliknya, dengan model door to door, PKS bisa menghemat dana.

“Efektivitas kampanye door to door PKS bakal maksimal. Masyarakat akan bertatap langsung dan mengerti apa yang disampaikan PKS. Mata saling melihat, kuping langsung mendengar, mulut saling bicara. Ini kan jelas efektif,” tandas Qodari.

Nah, bagi masyarakat yang bersimpati kepada PKS, tinggal menunggu giliran disambangi. Mereka juga berkesempatan berdialog langsung dengan kader-kader PKS yang ditugasi menjalankan taktik door to door. [R2/I3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: