DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

PBR Patok Suara 50% pada Pemilu 2009 di Depok

Posted by pksbeji pada Juli 4, 2008

MARGONDA, MONDE – 03-Jul-2008 09:32:57 WIB – Meskipun Ketua DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kota Depok, A. Asmawi, hijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Depok, parpol besutan Bursah Zarnubi itu tetap percaya diri dapat meraup maksimum 50% suara warga Depok pada Pemilu 2009.

Menurut Guntur Aryo Bimo, Ketua DPC PBR Depok, pada Pemilu 2004 parpolnya hanya mampu mendulang 23,8 ribu suara, saat itu jumlah pemilih tak sampai 700 ribu suara.

“Tahun 2009 total pemilih hampir mencapai satu juta pemilih, kami menargetkan akan membidik setidaknya maksimal 50% suara,” ujarnya saat bertandang ke kantor redaksi Monde kemarin.

Menurut Bimo, kepindahan Asmawi tak akan mengurangi semangat 63 ranting PBR di Kota Depok untuk bergerak. Bahkan PBR akan menempatkan kadernya di 2.090 titik TPS di seluruh Kota Depok.

“Tahun 2004 kami memang kurang konsolidasi di TPS, kini kami akan lebih ketat mengawasi TPS-TPS,” jelasnya.

Guna merealisasikan mimpi PBR untuk meraih 50% suara pada Pemilu 2009, kata Bimo, ada lima aspek strategis yang membedakan antara Pemilu 2009 dan 2004. Pertama, dari UU No. 10/2008, ada 16 parpol yang telah ditetapkan sebagai peserta pemilu, termasuk PBR. Kedua, kini berlaku parliamentary threshold sebesar 2,5% dari sebelumnya electoral threshold 2%.

Ketiga, efisiensi dan perubahan cara memilih. Adanya jumlah pemilih dari 300 orang menjadi 500 orang per TPS, perubahan cara dari mencoblos menjadi menandai, serta meniadakan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat PPS.

Keempat, penambahan Dapil dan jumlah kursi DPR serta DPRD Kota/Kab. Kelima, penetapan calon terpilih. “Semua aspek ini begitu strategis buat PBR, dan PBR sangat siap mengikuti pemilu.”

Sementara Mardi, Sekretaris DPC PBR Depok menambahkan, paling tidak ada lima yang yang telah disiapkan PBR Depok untuk menghadapi Pemilu 2009. Pertama, membentuk Komite Pemenangan Pemilui (KPP) yang akan memetakan potensi PBR dan kekuatan parpol lain.

Kedua, menetapkan peta politik PBR sambil mengindentifikasi basis-basis konstituen PBR serta membuat target perolehan suara dimasing-masing kecamatan, desa/kelurahan.

Ketiga, melakukan kajian komprehensif tentang trend politik local dan memonitor langkah-langkah strategis yang dilakukan parpol lain.

Keempat, membuat mekanisme penjaringan calon legislative. Kelima, melakuka pelatihan juru kampanye dan pelatihan saksi.(dj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: