DPRa PKS Beji

Bersih Peduli Professional

  • Action

    TPPC : HARI KRIDA : Agar seluruh Kader dapat mengenakan atribut setiap Sabtu / Ahad

    Presiden : Ass wr wb, Ikhwan/Akhwat Fillah, Insya Allah Jumat ini 4/07/08 Kita memasuki bulan Rajab. Rasulullah SAW mengajarkan kita berdo'a "Allahumma bariklana fi Rajab wa Sya'ban wabalighna Ramadhan." sebagai DUAT illaLLAH dan kemenangan da'wah 2009, tentu perli I'DAT (persiapan) yang lebih jauh dan matang.

  • Foto Dokumentasi

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    ATP bareng FPU RW.03

    More Photos

FPKS: GAM Lecehkan Pemerintah

Ditulis oleh pksbeji di/pada Oktober 10, 2008

INILAH.COM, Jakarta – 10/10/2008 11:43 – Samsul Maarif – Surat undangan berkop lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dikirimkan Malik Mahmud membuat Wapres Jusuf Kalla tersinggung. Ketua FPKS Mahfudz Siddiq menilai kekecewaan itu beralasan. Kop GAM dalam surat undangan merupakan bentuk pelecehan terhadap pemerintah.

“Saya kira kekecewaan Pak JK sangat wajar, seharusnya Hasan Tiro harus memperhatikan aspek protokoler yang berlaku. Karena dalam rencana pertemuan itu posisi pak JK selaku Wapres,” kata Mahfudz kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (10/10).

Mahfudz juga menegaskan dengan tingginya ritme aktivitas JK sebagai Wapres, seharusnya hal ini bisa dijadikan pertimbangan tersendiri. Selain itu dengan pentingnya pertemuan tersebut bagi kelangsungan kehidupan bernegara yang stabil.

“Jadi ini sangat kami sesalkan, ini bukan saja pelecehan kepada pak JK tapi juga ke pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Mahfudz juga menyarankan kepada pemerintah walaupun ada kejadian yang mengecewakan ini tidak membuat surut semangat pemerintah agar tetap komit terhadap perjanjian Helsinki.

Serta berusaha untuk tetap memperbaiki segala kekurangan yang ada dalam perjanjian Helsinki yang ditanda tangani 15 Agustus 2005 lalu.

“Apalagi ini dekat dengan Pemilu dan baru pertama kali partai lokal ikut berpartisipasi, ini akan sangat merugikan,” tegas Mahfudz.[L6]

Tinggalkan Balasan

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.